Fidyah adalah denda atau tebusan yang dibayarkan oleh seseorang yang tidak dapat melaksanakan puasa Ramadhan karena alasan tertentu, seperti sakit atau perjalanan.
Dalam Islam, fidyah biasanya dibayarkan dalam bentuk makanan atau uang yang setara dengan harga makanan sehari untuk satu orang miskin.
Fidyah menurut Rasulullah SAW adalah memberi makan 1 orang miskin untuk setiap hari puasa yang tidak bisa diganti. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Bersedekahlah (fidyah) untuk mereka (orang yang tidak bisa puasa) dengan memberi makan 1 orang miskin untuk setiap hari” .
Takaran fidyah adalah 1 mud (sekitar 600-675 gram) makanan pokok, seperti gandum, beras, atau kurma, untuk setiap hari puasa yang tidak bisa diganti. Dalam rupiah, takaran fidyah bisa berbeda-beda tergantung pada harga makanan pokok di daerah masing-masing.

Wajib BerFidyah Bagi yg Tak Mampu Puasa
Siapapun di antara kamu yang sakit atau dalam perjalanan tidak berpuasa, Wajib bagi orang-orang yang berat melaksanakan puasa itu untuk membayar fidyah, (guna) untuk memberi makan fakir /miskin..,
(QS.Al-Baqarah : 184)
*Tunaikan dengan Tulus Ikhlas.*
” ..Siapapun yang berfidyah dengan kerelaan & ketulusan hati itu lebih baik baginya.”
(QS Al-Baqarah : 184)
*Zakat Membersihkan Jiwa*
.. Sebenarnya zakatmu itu membersihkan dan mensucikan bathinmu..
(Qs.At Taubah 9 :103)
*Mendapatkan Ampunan & Panjangkan Usia*
Pastinya Allah akan mengampuni sebagian dosa-dosamu dan memanjangkan usia mu. Pastinya ketetapan Allah apabila telah tiba tidak dapat ditolak,
(QS.Nuh 71: Ayat 4)
*Allah Menerima Taubat & Ampunan*
Dengan ketulusan sedekah yang kmu keluarkan Allah menerima taubat & ampunan mu.. Sesungguhnya Allah Maha pengampun dan Penyayang.
(Qs.At Taubah 9 : 104)
Jadi menunaikan Fidyah adalah wajib bagi setiap orang muslim yang tidak mampu untuk melakukan puasa Ramadhan, namun bagi mereka yang mampu berpuasa sebaiknya menggantinya dengan puasa yang ia tinggalkan.
Fidyah yang ditunaikan melalui yayasan hidayah yatim Indonesia akan disalurkan kepada para mustahiq untuk keperluan dan kebutuhan yatim-piatu YHYI.
